Jumat, 14 Juli 2017

Manusia yang Terbebas dari Siksa Kubur

Hasil gambar untuk manusia yang terbebas dari siksa kubur
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Gimana kabarnya? Semoga baik selalu, selalu jaga kesehatan pula agar kita dapat beribadah dengan baik. Di postingan kali ini, saya akan membahas tentang Manusia yang Terbebas dari Siksa Kubur(youtube: Berita Unik dan Aneh). Dengan kita tau sebab2 yg membuat kita jauh dari siksa kubur, semoga kita bisa terhindar dari siksaNya amiinn,.
1.      Golongan Manusia yang Mati Syahid.
2.    Golongan yang Berjaga diTapal Batas Wilayah Muslim untuk Mencegah Serangan Musuh karena Allah.
3.      Orang yang Meninggal karena Sakit Perut.
4.      Orang yang Sering Membaca Surat Al-Mulk.
5.      Meninggal pada Hari Jum’at.


Rabu, 10 Mei 2017

Tata Cara Mandi Wajib

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kawan, kali ini saya akan langsung bahas Tata Cara Mandi Wajib yang saya ambil dari http://www.artikelsiana.com/2015/07/mandi-wajib-cara-doa-niat-bacaan-tata.html#
-          Niat Mandi Wajib  
Niat mandi wajib dapat dibaca secara lisan atau dalam hati baik dengan menggunakan bahasa arabnya, atau jika tidak hafal gunakan bahasa Indonesia saja, tapi lain kali niat mandi wajib dengan bahasa Arabnya agar sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.
-          Membersihkan kedua telapak tangan
Siram atau basulah tangan kiri dengan menggunakan tangan kanan dan sebaliknya, basulah atau siram tangan kanan dengan tangan kiri. Diulangi sampai 3 kali.
-          Mencuci Kemaluan
Mencuci dan membersihkan dari najis dan juga kotoran yang terdapat di sekitarnya dengan menggunakan tangan.
-          Berwudhu
Setelah membersihkan kemaluan, saatnya berwudhu sebagaimana wudhu ketika kita hendak shalat.
-          Membasuh Rambut dan Menyela Pangkal Kepala
Cara membasuh rambut dan menyelea panggal kepala adalah dengan memasukkan kedua tangan ke air, kemudian dengan menggosokkan rambut sampai kulit kepala dengan menggunakan jari-jari tangan. Kemudian siram kepala secara 3x.
-          Menyiram dan Membersihkan Seluruh Anggota Tubuh
Pastikan seluruh anggota tubuh tersiram air dan bersihkan, baik pada bagian-bagian yang tersembunyi atau lipatan seperti ketiak, dibawah kemaluan, badan bagian belakang, dan juga pada sel-sela jari kaki.

Itu dia kawan sedikit artikel yang saya buat semoga bermanfaat, jangan lupa share ya J. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Jumat, 28 April 2017

Manfaat Medis dalam Gerakan Sholat 2

Postingan kali ini saya akan melanjutkan tentang materi yang sebulamnya, gerakan sholat kalau kita perdalam lagi masih aja ada manfaatnya J.
Sujud dapat pacu kecerdasan, Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak.
Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.
Sholat dapat perindah postur tubuh, Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan.
Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.
Memudahkan Persalinan, Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).
Perbaiki Kesuburan, Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.
Membuat Awet Muda, Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar yaitu kencangan kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Jumat, 21 April 2017

Manfaat Medis dalam Gerakan Sholat

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sholat merupakan kewajiban kita sebagai muslim, jadi kita wajib melaksanakannya waktu kita sudah baligh dan bagi yg meninggalkannya akan mendapat dosa. Mungkin dari kita sendiri masih banyak yg males, bolong2, ada niat tp masih sulit untuk tidak meninggalkannya. Oleh karena itu kali ini saya akan membahas tentang Manfaat Medis dalam Gerakan Sholat yg saya ambil dr internet, semoga bagi kita yg masih kesulitan dalam melaksanakan kewajiban jadi lebih mudah setelah mengetahui manfaat sholat yg luar biasa.
TAKBIRATUL IHRAM, Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
RUKUK, Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
I’TIDAL, Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga. Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
SUJUD, Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
DUDUK, Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
SALAM, Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

Itu dia ya manfaatnya dalam dunia medis, sebenernya masih ada yg lebih rinci. Tapi tidk saya bahas sekarang, InsyaAllah dipertemuan selanjutnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kamis, 06 April 2017

Hikmah Menutup Aurat

Hasil gambar untuk hikmah menutup aurat
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Di pertemuan kali ini atau postingan kali ini saya ingin bercerita tentang kisah yang sudah pernah saya baca, yaitu kisah tentang Kisah Wanita yang Gagal diperkosa. Jadi kisah ini menurut saya sangat menginspirasi sekali termasuk saya.
Begini siapa sih yang ga takut jalan sendiri malem2, atau mungkin kita seorang wanita itupun pasti ya. Karena kemungkinan hal buruk lebih banyak terjadi pada diri wanita dari pada laki-laki, awal kisah di negara Amerika Serikat ada seorang muslimah yang tinggal dinegara tersebut, tinggal disebuah tempat yang lingkungannya itu banyak geng2/preman2 yang suka nongkrong diwaktu malem& tidak hanya nongkrong mereka bahkan suka menjahili wanita bahkan lebih dari menjahilinya,& suka membunuh, berperang, dsb.
Seorang wanita itu tidak bisa melakukan apa-apa ya karena itu tempat tinggalnya, ia tinggal dengan ibunya. Karena didikannya yang muslim ia menggunakan hijab, tiap hari wanita itu harus melewati daerah tersebut/ gang2 tersebut, dan ia harus pulang sebelum matahari terbenam karna kalo udah gelap pasti gang tersebut dipenuhi oleh para preman tadi.
Jadi suatu hari wanita ini pulang dari kampus agak kemalaman, dia tidak punya pilihan lagi selain pulang kerumah. Dan harus melewati gang tersebut, gang tersebut sangat dekat dengan apartemennnya. Waktu itu ada perempuan yang bukan muslimah tidak tutup aurat lewat gang tersebut, dan akhirnya ditangkap para preman tersebut dan terjadilah hal2 yang tidak diinginkan, wanita bukan muslim tersebut dikeroyok di gang tersebut.
Wanita muslim itu berpikir ulang apa yang harus ia lakukan, mau kekampus pasti udah tutup, kerumah temen jauh, atau pulang kerumah yang hanya beberapa langkah lagi. Singkat cerita wanita ini berdoa, “Ya Allah, sebagaimana aku menyakini Kamu ada, Kamulah yang telah memerintahkan aku untuk menjaga kehormatanku, jagalah kehormatan ini.” Dia bilang, “Saya tawakkal, apapun yang bakal terjadi”, akhirnya ia lewat gang tersebut dan para preman tak ada satupun yang menggannggunya dan mereka pada buang muka.
Kebetulan rumah sang wanita deket kantor polisi, tanpa berpikir panjang ia melapor ke polisi bahwa digang sebelah  tempat tinggalnya ada pemerkosaan. Akhirnya polisi mendatangi tempat tersebut ternyata benar ada pemerkosaan, ditangkaplah semua preman tersebut dibawanya kekantor polisi dan ditahan di sel.
Wanita itu bertanya pada preman yang didalam sel, “Waktu itu Saya lewat dan kalian tidak ada yang menggangguku, dan Saya yang melaporkan kalian” semua preman tersebut menunduk pada buang muka bukan karena marah tapi seperti orang yang pada ketakutan, pada ga berani lihatin wanita itu. Padahal para preman tsb ga punya takut, tiap hari kerjaannya perkosa orang, bunuh orang, dan sebagainya.
Akhirnya terjawab, ada satu orang yang berani menjawab. “Kami tau kamu yang ngelaporin kami ”, wanita itu bertanya “kalian tidak marah karena saya ngelaporin kalian?” tapi ga ada yang nyaut. Wanita itu bertanya kembali, “Kenapa waktu saya lewat, diantara kalian tidak ada yang mengganggu saya? Saya ingin tau sebabnya?” Diantara preman tersebut ada yang mengangkat pandangannya dan tunduk lagi berkata “Dari waktu Anda berjalan lewat gang sampai saat ini, dibelakang Anda ada banyak orang yang memakai baju putih yang menemani Anda, dan badannya besar2 kami semua takut”.
Wanita itu tiba2 gemetar badannya hampir jatuh karna kaget mendengarnya, ini kisah nyata!Subhanallah!!... Wanita itu berkata “Kalau gitu baiklah”, terus ia keluar lalu menceritakan kepada keluarganya.

Luar biasa kisah yang terjadi pada diri seorang wanita tersebut, mungkin ngga masuk akal bagi kita, sangat ga masuk akal. Tapi itulah yang terjadi, Allah akan menolong hambanya sesuai kehendakNya sesua apa yang Allah inginkan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Rabu, 29 Maret 2017

Mana yang Lebih Baik, Kencing Berdiri atau Duduk 2?

Ketika kita buang air kecil dengan berdiri biasanya ada rasa tidak puas sih menurut saya atau mungkin kalian juga merasakan, karena masih ada sisa air dalam kantong dan telur zakar dibawah batang zakar. Nah itu bisa menyebabkan kencing batu, karena menurut penelitian sisa tersebut menjadi kemungkinan besar terjadinya kencing batu dan sisa tersebut lama-kelamaan mengendap dan menjadi keras.
Coba deh kalian teliti sendiri, atau kalian lihat di toilet2 umum yang tidak terawat pasti ada sisa2 air kencing yang berkerak. Nah kalo terjadi dikantong kemaluan kita gimana hheeheehe?
Demikian hikmahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam melarang kencing berdiri. Dan bagi muslim yang shalat, kadang setelah keluar dari WC dan mau shalat, ketika ruku’ dalam shalat kita merasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluan, itu adalah sisa air kencing yang tidak habis terpencar akibat dari kencing berdiri yang tidak tuntas keluar, hal ini menyebabkan shalat tidak sah karena salah satu sarat sahnya shalat adalah bersih dan suci dari najis baik hadats kecil maupun hadats besar, dan air kencing merupakan najis.
Banyak juga orang kena siksa kubur karena air kencing ngeri ga coba? Nah kesimpulannya mari kita ubah kebiasaan kita agar kita lebih banyak mendapat manfaat lagi J.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Rabu, 22 Maret 2017

Mana yang lebih baik, kencing berdiri atau duduk?

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Pastinya ada yang tanya tentang lebih baik mana sih kencing berdiri atau kenjing duduk? Nah saya akan menjelaskannya dari 2 sisi, medis dan agama. Kalo menurut agama pastilah kita disuruh kencing jongkok atau duduk karena Rasulullah sendiri melakukan kencing dengan cara duduk.
Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha, di mana beliau berkata,“Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.” Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya AlQuran.
Secara medis kencing berdiri adalah salah satu penyebabnya kencing batu dan lemah syahwat pada pria, sering kencing berdiri dapat membuat lemah batin. karena sisa-sisa air dalam pundit-pundi yang tidak habis terpancar menjadikan kelenjar otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur.
Berbeda dengan buang air jongkok, dalam keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehemdehem. Dengan cara ini, air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara. To be continue,.. J


Rabu, 08 Maret 2017

Tips Bangun Malam Sholat Tahajjud 2

1.      Cobalah untuk mengenali dan menyesuaikan waktu tidur masing-masing. Bila kita
telah tau berapakah standar waktu tidur kita masing-masing, maka kita akan dapat menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita akan bangun tepat disepertiga malam. Jika ada tugas yang harus dikerjakan, sebaiknya dikerjakan setelah sholat tahajjud.
2.      Jika memungkinkan lakukan tidur siang sebentar, dengan tidur siang InsyaAllah kita
akan kuat melaksanakan sholat tahajjud.
3.      Jangan lupa untuk memasang alarm, dan letakkan pada posisi yang jauh dari tempat
tidur.
4.      Coba juga buat program tahajjud misscall dengan teman-teman kalian, ini akan
sangat asyik kalo kita lakukan bersama-sama. Kita akan lebih mudah untuk bangun sholat tahajjud.
5.      Managemen sebaik mungkin aktivitas kalian disiang hari agar tidak terlalu kelelahan,
hindari aktivitas yang tidak bermanfaat.
“Hai orang-orang yang berselimut(Muhammad), bangunlah(untuk sholat) dimalam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan. ”(QS. Al-Muzzamil: 1-4)

(Referensi: evi MASTER)

Kamis, 02 Maret 2017

Tips Bangun Malam Sholat Tahajjud

Sholat sunnah Tahajjud adalah ibadah yang istimewa. Berbagai keistimewaan dan manfaatnya sangat menakjubkan. Mulai dari ketenangan batin hingga penyembuhan banyak penyakit lahiriah. Tidak sedikit diantara kita yang ingin melakukannya. Namun terkadang sulit sekali untuk melaksanakannya. Berikut adalah tips yang diangkat dari sunnah dan berbagai sumber praktis:
1.      Biasakan tidur diawal waktu, jangan bergadang untuk hal-hal yang tidak penting.
2.      Bersungguh-sungguh mengamalkan faedah-faedah tahajjud.
3.      Usahakan tidak tidur dalam keadaan berhadas besar, agar tidak malas ketika bangun
malam. Jika berhadas lakukan mandi wajib dulu.
4.      Janganlah paranoid dan menganggap bahwa bangun disepertiga malam untuk
melakukan sholat tahajjud itu sebagai pekerjaan yang berat, karena akan berpengaruh pada niat dan kekuatan untuk merealisasikannya.
5.      Senantiasa menjaga keikhlasan ketika berniat untuk bangun malam dan melakukan
sholat tahajjud. Dengan niat yang ikhlas, InsyaAllah akan meringankan pekerjaan yang semula tampak berat.
To be continued,....

Rabu, 22 Februari 2017

Jalal dan Burung Camar

Ketika bepergian dengan kapal feri, dalam cuaca yang panas-terik, Jalal paling suka duduk di dek kapal. Dengan cara itu, ia bisa memandang laut lebih dekat, dan dapat memperhatikan sekelilingnya lebih mudah. Satu hari, Jalal naik kapal feri bersama Ibunya. Ia segera mendatangi dek dan duduk di sana. Sekelompok camar mengikuti feri seakan mereka tengah berlomba satu sama lain. Camar-camar itu melakukan pertunjukan yang menarik, berpilin dan berputar di udara, saling berebutan remah-remah roti yang dilemparkan oleh para penumpang feri pada mereka.
Salah satu camar meluncur pelan dan mendarat di tempat duduk sebelah Jalal.
“Suka nggak dengan pertunjukan terbang kami?” tanyanya. “Kulihat, kamu memperhatikan kami begitu cermat. Siapa namamu?”
“Namaku Jalal. Ya, aku sangat suka melihatmu terbang. Kulihat, kamu bisa tetap berada di udara tanpa perlu mengepakkan sayap sama sekali. Bagaimana kamu melakukan itu?”
Camar tersebut mengangguk-anggukkan kepalanya. “Kami, burung camar, menempatkan diri kami sesuai dengan arah angin. Bahkan jika cuma ada sedikit angin, arus udara yang naik akan mengangkat kami. Kami memanfaatkan gerakan ini, dan kami dapat melakukan perjalanan jauh tanpa perlu mengepakkan sayap sama sekali.”
“Kami bergerak maju-mundur dalam kumpulan udara yang naik dari (permukaan) laut,” burung camar melanjutkan penjelasannya. “Arus ini memastikan bahwa kami memiliki udara di bawah sayap, dan hal itu memungkinkan kami untuk tetap di udara tanpa menggunakan terlalu banyak energi.”
Jalal masih tidak yakin apakah dia betul-betul memahami. “Aku melihatmu di sana, di udara, tanpa menggerakkan sayap, seakan-akan kamu tertahan di situ. Dan kamu melakukan semua ini dengan bertindak sesuai dengan arah angin? Aku bisa lihat itu. Namun, bagaimana kamu memperhitungkan kekuatan dan dari arah mana angin itu datang?”
“Dari pengetahuan kami sendiri, tidak mungkin kami bisa melakukan itu,” camar memulai penjelasannya. “Ketika menciptakan kami, Allah mengajari kami bagaimana caranya terbang, dan bagaimana melayang di udara tanpa buang-buang energi. Contoh-contoh ini diberikan kepada kami, sehingga kami dapat menyadari keberadaan Allah dan memahami kekuatanNya.”
Jalal memikirkan pertanyaan lain. “Ya, kamu tetap tertahan di udara, seolah-olah diikat oleh seutas tali ... Agar mampu melakukan ini, kamu perlu mengetahui matematika dengan baik, dan bisa melakukan perhitungan yang rumit. Namun, kamu telah melakukannya tanpa masalah sejak awal kamu terbang, begitu kan?”
“Benar sekali,” camar itu menyetujui. “Tuhan kita memberikan ilham bagi setiap makhluk hidup. Kami semua melakukan apa yang diperintahkan pada kami.  Jangan pernah lupa bahwa Allah mencakup segala sesuatu dan menjaganya di bawah kendaliNya. Ia adalah Pemimpin segala sesuatu. Engkau dapat menemukan banyak ayat tentang hal ini di dalam Al Quran. Nah, feri ini mendekati daratan sekarang, dan aku akan terbang kembali untuk bergabung dengan teman-temanku. Sampai berjumpa lagi ...” Jalal menyaksikan teman barunya terbang menjauh, kian mengecil di kejauhan.
Setibanya di rumah, Jalal mencari sebuah ayat dalam Al Quran tentang segala sesuatu yang berada di bawah kendali Allah. Ia menemukannya dalam Surat Hud, dan segera mempelajari ayat tersebut dengan sungguh-sungguh:
[Hud menyebutkan,] “Aku telah meletakkan kepercayaanku kepada Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada makhluk yang muncul tanpa perencanaan. Tuhanku berada pada Jalan Yang Lurus.” (Surat Hud: 56).
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas? Tidak ada yang menahannya selain Allah. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (Surat An-Nahl: 79). (Referensi: http://www.khatoons.com)

Rabu, 15 Februari 2017

As'ad dan Kupu- kupu Warna-Warni

Di akhir pekan, Asad berkunjung ke kakeknya. Dua hari berlalu begitu cepat, dan sebelum Asad mengetahuinya, Ayahnya telah tiba untuk membawanya pulang. Asad mengucapkan selamat tinggal pada kakeknya dan duduk di dalam mobil. Ia melihat keluar jendela, menanti Ayahnya mengumpulkan barang-barangnya. Seekor kupu-kupu hinggap di sebuah bunga tak jauh darinya, mengibaskan-ngibaskan sayap, dan terbang ke jendela mobil.
“Kamu mau pulang ke rumah, Asad?” tanya kupu-kupu itu dengan suara kecil.
Asad sangat terkejut. “Kamu tahu siapa diriku?” tanyanya.
“Tentu saja aku tahu,” senyum kupu-kupu mengembang. “Aku mendengar kakekmu menceritakan dirimu pada tetangga-tetangga.”
“Mengapa tidak dari dulu kamu datang dan bicara denganku?” Asad ingin tahu.
“Aku tak bisa, karena aku berada dalam sebuah kepompong di atas pohon dalam taman,” kupu-kupu itu   menjelaskan.
“Sebuah kepompong? Apa itu?” tanya Asad, yang senantiasa ingin tahu.
 “Mari kujelaskan semua dari awalnya,” kata kupu-kupu itu sambil menghirup udara dang-dalam. “Kami, kupu-kupu, menetaskan telur menjadi ulat-ulat kecil. Kami memberi makan diri kami dengan mengerumuti dedaunan. Kemudian, kami gunakan cairan yang keluar dari tubuh kami seperti benang, dan membungkus diri kami di dalamnya. Bungkusan kecil hasil tenunan kami disebut sebagai sebuah kepompong. Kami menghabiskan waktu beberapa lama di dalam bungkusan itu sambil tumbuh berkembang. Ketika kami bangun dan keluar dari kepompong, kami mempunyai sayap-sayap cerah berwarna-warni. Kami menghabiskan sisa hidup kami dengan terbang dan memberi makan diri kami dengan bunga-bungaan.”
Asad mengangguk-angguk penuh pemikiran. “Maksudmu, semua kupu-kupu berwarna-warni itu dulunya adalah ulat-ulat, sebelum mereka menumbuhkan sayap?”
“Bisakah kau lihat ulat hijau di cabang itu?” tanya kupu-kupu.
“Ya, aku melihatnya. Ia sedang menggerogoti daun dengan kelaparan..”
“Itu adik lelakiku,” kata  ulat bulu itu tersenyum. “Beberapa waktu lagi ia akan menenun sebuah kepompong, dan suatu hari akan menjadi kupu-kupu seperti aku.”
Asad punya banyak sekali pertanyaan yang ingin diajukannya pada teman barunya. “Bagaimana caramu merencanakan perubahan ini? Maksudku, kapan kamu keluar dari sebuah telur, berapa lama kamu  menjadi seekor ulat bulu, dan bagaimana kamu membuat benang untuk menenun kepompongmu?”
 “Aku tidak merencanakan apapun,” kupu-kupu itu dengan sabar menjelaskan. “Allah telah mengajari kami apa yang perlu kami lakukan, dan kapan kami harus melakukannya. Kami hanya bertindak sesuai dengan kehendak Allah.”
Asad benar-benar terkesan. “Pola-pola di sayapmu sangat indah. Semua kupu-kupu memiliki corak  yang berbeda-beda, bukankah begitu? Mereka betul-betul berwarna-warni dan menarik perhatian!”
“Itulah bukti kesenimanan Allah yang tak tertandingi. Ia menciptakan kita satu demi satu, dengan kemungkinan cara yang paling indah,” temannya menjelaskan.
Asad menyetujuinya dengan antusias: “Tidak mungkin kita mengabaikan hal-hal indah yang telah Allah ciptakan. Ada ratusan contoh di sekeliling kita!”
Kupu-kupu setuju: “Kamu benar, Asad. Kita mesti berterimakasih pada Allah atas segala berkah ini.”
Asad melihat ke arah punggungnya. “Ayahku datang. Tampaknya kami akan segera berangkat. Luarbiasa sekali bisa bertemu denganmu. Bisakah kita berbicara lagi ketika aku datang minggu depan?”
“Tentu saja,” kupu-kupu mengangguk. “Semoga selamat di perjalanan sampai ke rumah.”
Segala sesuatu di langit dan bumi memuja Allah ... (Surat Al-Hadid, 1)
Tidakkah kalian melihat bahwa Allah mencurahkan air dari langit, dan dengannya Ia menumbuhkan buah-buahan beraneka jenis? Di pegunungan, terdapat lapisan-lapisan merah dan putih, bayang-bayang yang beranekaragam, dan batu-batu hitam legam. Manusia dan hewan, serta ternak, juga beraneka warna. Hanya pelayanNya yang berpengetahuan yang takut kepada Allah. Allah adalah Yang Maha Kuasa, Maha Memaafkan (Surat Fatir: 27-28). (Referensi: http://www.khatoons.com)

Rabu, 08 Februari 2017

Hamid dan Bangau Berkaki Panjang

Hamid adalah anak laki-laki yang sangat rajin dan ceria. Ia sangat tertarik pada burung-burung, dan ingin mengetahui segala sesuatu tentang mereka dengan baik. Terkadang ia merawat burung-burung di rumahnya, tapi kemudian dibiarkannya mereka pergi. Ia sangat menyukai kebebasan burung-burung itu. Suatu hari di musim semi, Hamid melihat sekumpulan burung berkaki panjang terbang bersama-sama. Langsung ia berlari ke teras rumahnya untuk memperhatikan mereka lebih dekat lagi. Sesampainya di luar, ia melihat dua ekor dari sekumpulan burung itu telah mendarat di atap rumah. Ia sangat gembira melihat mereka. Dilambaikannya tangannya, dan dipanggilnya burung-burung itu.
“Halo, aku Hamid. Kalian siapa?”
“Halo, Hamid. Kuharap kami tidak menyulitkanmu dengan mendarat di sini. Kami ingin sekali berbincang-bincang denganmu, dan mengenalmu,” kata salah satu burung dari pasangan itu.
“Dengan senang hati,” kata Hamid. “Aku suka sekali pada semua burung, sangat suka. Dapatkah kalian ceritakan sedikit padaku tentang diri kalian?”
“Tentu saja,” balas burung pertama. “Kami adalah bangau. Kami merupakan burung-burung yang bermigrasi dengan sayap-sayap seputih salju yang merentang sepanjang 3.5-5 kaki (atau satu sampai satu setengah meter), ditambah ekor hitam yang panjang. Warna merah pada paruh kami, dan kaki panjang kami, membuat penampilan kami tampak menarik.”
Hamid setuju. “Kamu betul-betul tampak cantik!”
 “Apa yang paling diperhatikan orang pada diri kami adalah gaya terbang kami,” bangau itu melanjutkan. “Kami terbang dengan paruh mengarah lurus ke depan, sementara kaki-kaki kami lurus ke belakang. Ini membuat kami mampu terbang lebih cepat dengan memanfaatkan udara.”
Hamid ingin tahu, “Dan, kemana kalian bepergian sekarang?”
“Setiap tahun kami bermigrasi dalam kumpulan-kumpulan besar, Hamid, karena kami tak dapat berdiam di tempat-tempat yang dingin. Dengan melakukan penerbangan ini, kami juga membawa kabar baik pada orang-orang tentang mendekatnya hari-hari musim panas yang hangat. Selama  musim panas berlangsung, kami tinggal di sepanjang wilayah luas yang merentang dari Eropa ke Afrika Utara, dan dari Turki ke Jepang. Ketika cuaca mulai mendingin, kami bermigrasi ke belahan bumi selatan, ke Afrika tropis dan India.”
Hamid bingung, “Tapi, bagaimana kalian mengetahui saat-saat ketika cuaca mulai mendingin?”
Bangau itu tersenyum. “Itu betul-betul pertanyaan bagus. Tentu saja, jawabannya adalah bahwa Allah mengajari kami. Kami semua, pada waktu yang sama, merasakan kebutuhan untuk berpindah ke negara-negara yang hangat. Allah membuat kami merasakan itu. Adalah Allah yang memperlihatkan kami cara-cara terbang, dan ketika musim gugur kembali datang, Ia memastikan bahwa kami dapat kembali melintasi jarak ribuan mil dan menemukan kembali rumah lama kami. Allahlah dengan inspirasiNya yang mengajari kami semua ini.”
“Menarik sekali! Kalian dapat bepergian jauh dan kembali, lalu menemukan sarang lama kalian tanpa membuat kesalahan, seakan-akan kalian memiliki kompas di tangan,” kata Hamid terkesan.
Bangau itu meneruskan, “Tentu saja, jenis ingatan yang kuat seperti ini, dan kemampuan menemukan arah yang baik, semuanya merupakan hasil penciptaan Allah yang luarbiasa, yang memberikanNya pada kami.”
Hamid punya pertanyaan lain pada teman barunya, “Kalian ‘kan tinggal di dekat manusia?”
“Iya,” jawab temannya. “Kami membuat sarang-sarang kami di atap-atap rumah. Dan kami membangun sarang-sarang di puncak pepohonan serta cerobong asap ...”
Bangau lain kemudian berdiri dan berkata, “Maaf, Hamid, kami harus melanjutkan perjalanan.”
Hamid menyaksikan teman-teman barunya tampak mengeci,l dan kian mengecil, ketika mereka melanjutkan perjalanannya.

Tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, dan kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. (Surat al-An’am: 38). (Referensi: http://www.khatoons.com)